PenaGaruda.co
PENAGARUDA.CO, SIDOMULYO, - Semangat kolaborasi dan inovasi siswa-siswi Smk Mathlaul Anwar Rawa Selapan membuahkan hasil manis. Panen Raya Melon telah sukses dilaksanakan di Pondok Pesantren Roudhotul Aulia Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Kamis (8/1/2026).
Panen Raya Melon itu dilaksanakan dalam sistem Greenhouse dan di hadiri oleh, Thomas Amirico Kadis Disdikbud Provinsi Lampung, Agus Sartono DPRD Lampung Selatan, Frans Sinatra Adung Camat Sidomulyo, Muhsani Kades Sukabanjar, Kyai Mahfudz Ketua Baznas Lampung Selatan, Hasan Er Reza Ketua Hybitren Nasional, Julianto Kepala Smk Mathlaul Anwar Rawa Selapan, siswa-siswi serta tamu undangan lainnya.
Kolaborasi siswa-siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) melalui inisiatif ketahanan pangan merupakan langkah maju inovatif di sektor pendidikan.
Inisiatif ini juga, menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan ketahanan pangan di sistem pendidikan. Siswa-siswi Smk Mathlaul Anwar jurusan ATPH melalui buah melon Inthanon sebagai media tanam menjadi langkah yang tepat.
"Thomas Pasalnya, Melon Inthanon merupakan Melon premium dengan kulit jaring emas cantik dan daging buah hijau segar, teksturnya yang lembut, renyah, serta rasanya sangat manis dan beraroma. Sering disebut juga Golden Emerald, cocok untuk konsumsi langsung atau diolah menjadi hidangan sehat karena kaya vitamin dan mineral, bisa ditanam secara hidroponik atau konvensional, dan punya prospek pasar yang menjanjikan.
Dijelaskan oleh Julianto selaku Kepala Smk Mathlaul Anwar Rawa Selapan seusai acara dilaksanakan dirinya menyebutkan, siswa-siswi punya bekal profesional untuk dunia kerja, menjembatani kesenjangan antara teori di sekolah dan praktik.
"Selama 3 bulan anak-anak PKL yang tujuannya untuk meningkatkan kompetensi teknis dan soft skill seperti disiplin, komunikasi, tanggung jawab, serta menciptakan lulusan siap pakai yang sesuai kebutuhan industri. Juga, memperkuat hubungan sekolah dengan dunia usaha/industri serta belajar pertanian dalam ketahanan pangan di masa depan, seperti contohnya pada hari ini," ujarnya.
Selanjutnya, Julianto juga mengungkapkan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, kolaborasi dan inovasi pemuda di masa pendidikan sebagai kunci ekonomi modern yang berkelanjutan.
"Keberhasilan siswa-siswi PKL di Panen Raya Melon menjadi suatu kebanggaan, ini menjadi bukti nyata generasi muda untuk masa depan dalam ketahanan pangan. Saya juga berterima kasih kepada Ponpes Raudhotul Aulia atas binaan selama anak-anak PKL dan juga pihak-pihak lainnya lainnya yang telah mensukseskan Panen Raya Melon ini," tandas Julianto.
Publik berharap agar kegiatan Panen Raya dapat berkelanjutan di sektor pendidikan. Sehingga, mewujudkan pemuda yang peduli dalam kemajuan ketahanan pangan dimasa depan. (Ags).
Editor: Heru Herwanto